Simaksi

Persyaratan Masuk Kawasan Konservasi

  1. Sebelum memasuki lokasi wajib melapor kepada Kepala Seksi Konservasi Wilayah terdekat.
  2. Menyerahkan proposal/rencana kegiatan tertulis kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur.
  3. Didampingi petugas dari Seksi Konservasi Wilayah Terekat dengan beban tanggung jawab dari pemegang SIMAKSI ini.
  4. Dalam proses pengambilan gambar (shooting) tidak diperkenankan memberikan perlakuan (makan,dll) kepada satwa liar yang menjadi objek shooting dan atau perlakuan terhadap tumbuhan liar (pemotongan/penebangan pohon untuk kepentingan dekorasi-dekorasi buatan).
  5. Menyerahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur dan Pemerintah Daerah Setempat, selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah selesai kegiatan :
    1. Copy laporan tertulis hasil kegiatan
    2. Copy film/video/foto jadi untuk pembuatan film/video/pengambilan foto.
  6. Segala resiko yang terjadi dan timbul selama di lokasi menjadi tanggung jawab pemegang SIMAKSI ini.
  7. Komersialisasi hasil kegiatan (penggandaan buku hasil kegiatan yang dijual kepada umum) harus seizin instansi yang berwenang dan wajib menyetor hasil komersialisasi kepada negara yang besarnya sesuai ketentuan yang berlaku melalui rekening Kas Negara pada bank-bank Pemerintah.
  8. Khusus untuk kegiatan pembuatan film/video wajib memuat tulisan Direktorat Jenderal PHKA dan logo Departemen Kehutanan dalam film/video yang dibuat.
  9. Terhadap kegiatan yang dilakukan 3 (tiga) bulan atau lebih, pelaksana kegiatan wajib membuat Surat Perjanjian dengan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur yang intinya memuat persyaratan, hak dan kewajiban pelaksana kegiatan.
  10. Pengambilan sample/specimen tumbuhan dan atau satwa liar dari kawasan konservasi harus mendapat izin dari Menteri Kehutanan sesuai SK. No. 104/Kpts-II/2000 tanggal 8 Mei 2000.
  11. Mematuhi dan membayar pungutan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  12. SIMAKSI ini berlaku setelah pemohon membubuhkan materai Rp. 6000,- (enam ribu rupiah) dan menandatanganinya.